Di tempat lain, di arena lomba, Melati dan Wira duduk di antara kerumunan penonton, menyaksikan babak final yang menegangkan. Pembawa acara dengan penuh semangat mengumumkan, Dan pemenangnya adalah... Silla!
Tepuk tangan dan sorakan bergema di seluruh ruangan. Silla melangkah maju dengan mata berkaca-kaca, menerima piala dengan bangga, lalu berlari kecil menuju Melati dan Wira. Namun, sebelum Melati sempat memberikan tanggapan, tubuhnya tiba-tiba goyah. Pandangannya mulai kabur. Mama? Silla berteriak, panik. Dan tiba-tiba, Melati ambruk, pingsan di tempat. Wira segera membawanya ke rumah sakit.
Beberapa waktu kemudian, setelah mendapatkan perawatan, Melati dinyatakan bisa pulang. Rifat menunggu di lobi rumah sakit. Ketika Wira membantu Melati berdiri dan menuju mobil, tiba-tiba Melati terpeleset. Tubuhnya hampir jatuh, namun Rifat dengan sigap menangkapnya. Mereka terdiam sejenak, wajah mereka begitu dekat, seakan waktu berhenti sejena...