Liputan6.com, Jakarta Jose Mourinho kembali kehilangan pekerjaannya. Pada Jumat, 29 Agustus 2025, Fenerbahce mengumumkan perpisahan dengan sang pelatih hanya beberapa bulan setelah ia ditunjuk.
Klub Turki itu mengambil keputusan drastis usai gagal lolos ke Liga Champions dan memulai musim domestik dengan hasil mengecewakan.
Reuters melaporkan pemutusan kontrak terjadi melalui kesepakatan bersama, meski jelas tekanan dari hasil buruk menjadi faktor utama. Kekalahan dari Benfica di babak kualifikasi Liga Champions dan tertinggal dari Galatasaray di Super Lig membuat posisi Mourinho tidak lagi aman.
Pemecatan ini menambah panjang daftar perjalanan berliku Mourinho. Dengan Fenerbahce, ia kini sudah tujuh kali kehilangan jabatan secara prematur dalam karier kepelatihannya.